wanita dalam BAHAYA
Assalamualaikum…
Islam, agama yg saya yakini saat ini, agama yang sedang saya coba amalkan, agama ini sungguh begitu memuliakan kaum wanita.
Tapi di akhir zaman ini, ketika amal agama ini mulai ditinggalkan, dan manusia tak mau lagi patuh dan taat pada aturan aturan agama, wanita mulai dihinakan, dipermainkan, dijadikan komoditas murahan, cuma jadi penghiasan sampul koran dan majalah, penghias botol shampo… murah
Di akhir zaman ini, wanita kembali hidup dalam pola jahiliyah, membiarkan diri nya telanjang, membiarkan dirinya disentuh oleh siapa saja lelaki yg bukan muhrim.
Aturan agama mereka anggap belenggu, dan mereka mau berlepas darinya.
Dan wanita akan terus terancam bahaya, terhina, bila tak juga mau memahami Agama, tak mau belajar dimana letak kemuliaan dirinya sebagai wanita.
*) Diupdate 1 kali
25 comments Maret 3, 2008
Usaha Dakwah (part 1)
Assalamualaykum wr wb
…. ketika Nabi Muhammad SAW sedang tahannuts (bermeditasi) di dalam sebuah gua yang terletak digunung Hira, dekat kota Makkah, pada malam 17 Ramadan (6 Agustus 610, beliau tepat berusia 40 tahun pada malam itu) malaikat Jibril datang kepadanya sambil berkata: Iqra (bacalah). Lalu beliau menjawab, ”Ma ana biqabri”, (saya tidak dapat membaca).
Usaha Dakwah pertama kali dibuat oleh Nabi Muhammad, Rasulullah Saw, setelah turun wahyu kedua, yakni surah Al-Muddassir ayat 1-10. Yang isinya, menyeru Nabi SAW agar menyampaikan Dakwah Islam kepada manusia.
——————
Ummul Mukminin Siti Aisyah Radhiyallahu Anha, menjelaskan :
“Surat pertama yang diturunkan dari Al-Quran adalah surat dari kelompok Al-Mufasshal, yang menyebutkan Surga dan Neraka. Barulah setelah manusia masuk Islam, turun ayat tentang Halal dan Haram.
Andaikan yang pertama kali turun adalah, “Jangan minum khamr”,
pasti reaksi yang ada adalah, “Kami tidak akan meninggalkan Khamr selamanya”,
atau jika yang pertama turun adalah “Jangan berzina”,
niscaya reaksi yang muncul adalah, “Kami tidak akan meninggalkan perbuatan zina selamanya”;
——————
Dengan turunnya surat Al-Muddatsir ini, mulailah Rasulullah SAW berDakwah. Mula-mula ia melakukannya secara sembunyi-sembunyi di lingkungan keluarga dan rekan-rekannya. Orang pertama yang menyambut dakwahnya adalah Khadijah, istrinya. Dialah yang pertama kali masuk Islam. Menyusul setelah itu adalah Ali bin Abi Thalib, saudara sepupunya yang kala itu baru berumur 10 tahun, sehingga Ali menjadi lelaki pertama yang masuk Islam. Kemudian Abu Bakar, sahabat karibnya sejak masa kanak-kanak. Baru kemudian diikuti oleh Zaid bin Haritsah, bekas budak yang telah menjadi anak angkatnya, dan Ummu Aiman, pengasuh Nabi SAW sejak ibunya masih hidup.
Abu Bakar sendiri kemudian berhasil mengislamkan beberapa orang teman dekatnya, seperti, Usman bin Affan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sa’d bin Abi Waqqas, dan Talhah bin Ubaidillah. Dari dakwah yang masih rahasia ini, belasan orang telah masuk Islam.
Setelah beberapa lama Nabi SAW menjalankan dakwah secara diam-diam, turunlah perintah agar Nabi SAW menjalankan dakwah secara terang-terangan. Mula-mula ia mengundang kerabat karibnya dalam sebuah jamuan. Pada kesempatan itu ia menyampaikan ajarannya. Namun ternyata hanya sedikit yang menerimanya. Sebagian menolak dengan halus, sebagian menolak dengan kasar, salah satunya adalah Abu Lahab.
Artikel terkait :
1. elvini.net
2. Abu Zubair
10 comments Nopember 23, 2007
KEMUNDURAN ISLAM (PART 4)
Assalamualaikum wr wb
Ummat Islam saat ini merasa pintar, padahal keadaan Ummat Islam saat ini jauh lebih bodoh, lebih jahiliyah, dari pada Kaum Quraisy di zaman ketika Rasulullah Saw pertama kali mendakwahkan Islam. Dan manusia saat ini bahkan hampir berada pada derajat terendah, mendekati hewan.
Orang kafir diibaratkan seperti Handphone canggih tanpa kartu, bentuk nya bagus, teknologinya mutakhir, tapi tak ada koneksi ke jaringan telepon. Handphone nya memang mahal tapi fungsi nya tak lebih dari sebuah calculator atau mainan biasa.
(lagi…)
5 comments Oktober 8, 2007

