Mengapa Kaum Wanita Telanjang?

Sesungguhnya Wanita Muslimah, dalam Islam, sangatlah diMuliakan, MAHAL, Wanita Islam diMuliakan dan Mahalnya bahkan melebihi Mutiara. Sebagaimana Mutiara, Berlian, menyimpannya sungguh harus sangat-lah rapi, dibungkus kain sutera, dimasukkan kotak, dimasukkan lemari atau brangkas dan disimpan di dalam kamar, dijaga, begitu rapinya.

Saat ini wanita Muslimah tak lagi diperlakukan bak Mutiara, tak lagi berada pada tempat Mulia, Wanita sudah seperti barang rongsokan saja, dapat mudah ditemukan dimana saja, dijalan jalan, di pasar pasar, di internet, wanita seperti sudah tak punya harga lagi ..

Memenuhi request sang maestro sekaligus trekbek “kepedulian” nya terhadap jilbab. (entah connect entah enggak..)

Sekaligus sebagai bentuk keprihatinan panjaaaang atas fatwa yang membiarkan anak-anak sekolah (esde, esempe, esema, kampus) selama sekian puluh tahun DITELANJANGI oleh sistem pendidikan secara sadar.

Entah karena Agama yang difahami secara setengah-setengah, entah pengaruh zaman? saat ini kaum wanita terus mendobrak batasan fitrahnya, kemuliaannya, sehingga menjadi begitu murah dan tak lebih berharga dari rongsokan.

Padahal Aturan dalam Agama, ayat-ayat AL-QURAN, AL-Hadits baik yg di”mutilasi”, di “pleset”kan, mau pun yang utuh yang konon dapat diakses dari mana saja tetap saja masih “membutakan” seluruh Masyarakat Indonesia yang 90 % lebih ber KTP Islam.

Namun wanita-wanita pada akhir zaman ini cenderung menghinakan dirinya, wanita-wanita pada akhir zaman ini lebih suka menempatkan dirinya di pada sampul majalah, bungkus sabun dan shampo, lebih suka menjadi tontonan di televisi, menjadi konsumsi syahwat jutaan mata laki-laki, lebih suka berada di jalanan, di pusat perbelanjaan, mall, kantor, dari pada berada di tempat yang sesungguhnya dia di MULIA kan.

Kenapa fenomena ini menjadi biasa? menjadi tak bermasalah ? menjadi bukan suatu pelanggaran terhadap aturan AGAMA?

Entah karena ketidak fahaman akan batasan AURAT, atau karena kecenderungan untuk meringan-ringankan aturan Agama, atau karena makin tersingkirnya Agama dari sistem kehidupan manusia menjelang Kiamat?

Fenomena-fenomena kehidupan jahiliyah dan kemaksiatan di yang semakin merebak di masyarakat, seperti kerusakan moral generasi muda disekolah-sekolah calon-calon pemimpin???, maksiat kepada ALLAH dilakukan secara terang-terangan….

.. bersambung

23 pemikiran pada “Mengapa Kaum Wanita Telanjang?

  1. Bagaimana tidak telanjang wa’ sekolah dari dulu ngga’ ada kewajiban untuk tidak telanjang, pendidikan agama dari ortu juga sedikit, ditambah acara TV yang penuh dengan ketelanjangan.

  2. TELANJANG ITU BAIK….. TAPI TELANJANGILAH HATI KITA DARI DOSA YANG MELEKAT……
    KITA BICARA SANA SINI APAKAH PERNAH, BERTANYA BAHWA HATIKITA SETUJU APA TIDAK,,,… ATAU KITA TIDAK PUNYA HATI SELAMA INI…

  3. Ya ampun… telanjang aja diributin.. kalo telanjang di tempat yang sah mah ga papa… Di tempat yang Tuhan ga bisa liat? Di manakah itu? Ngomong ga pake otak kali…

  4. KALO KATA GW MENING JANGAN TERLALU TELANJANG JANGAN JUGA DIJILBAB

    CONTOH >> PERMERKOSAAN TERHADAP MUSLIMAH YG KAFFAH

    SIAPA YG RUGI ?

  5. wanita yang ngebuka-buka auratnya, sebenarnya dia lagi ngajatuhin derajat kemuliaan yang dikasih tuhan pada wanita.
    sebenarnya kita patut kasihan sama mereka.

  6. islam adalah agama yang sama sekali tidak mnghargai wanita dalam setiap peperangan yang muhamad lancarkan bersama gerombolan bar barnya selalu diakhiri dengan penawanan wanita dari pihak lawan yang kalah di mana wanita tersebut dibolehkan untuk di gauli yang menurut hemat saya hanyalah kata lain dari pemerkosaan dengan topeng agama bila ada yang tidak setuju silakan perlajari kembali agama anda terutama tentang fakta peperangan pada jaman muhamad

    pelajari Tarikh Islam dengan seksama

  7. Segala Puji bagi Tuhan Alam Semesta Allahu Ta’al yang menciptakan semua keindahan agar aku dan kalian lebih menghargai keindahan itu dan mengambil hikmah dari keindahan itu. :)
    Semoga keindahan tidak pernah sirna :)
    thx infonya sangat membantu
    GAMIS MURAH

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s