KEMUNDURAN ISLAM ( PART 1)

Assalamualaikum wr wb

Beberapa lama vakum dan tak sempat membalas comment karena sibuk pembenahan di “darat”, karena itu sama rekan rekan yg blog walking saya cuma bisa minta maaf.

Hasil jalan jalan ke blog blog favorit menjadikan ide penulisan awal di Bulan Penuh Berkah ini.

Kemunduran Islam memang sudah menjadi gejala yg me-Dunia dan menjadi bahasan pokok dimana mana. Kondisi Ummat Islam saat ini berada pada titik terendah sepanjang sejarah. Saat ini dimana-mana Ummat Islam dilecehkan, di rendahkan, di hina, oleh orang orang kafir dan bahkan oleh orang islam sendiri.

Bahkan Doa-Doa Ummat Islam saat ini pun sudah tak mampu lagi naik kelangit.

Imam Masjidil Haram setiap selesai Tarawih selalu berdoa agar Palestina di bebaskan dari Yahudi, tetapi ALLAH tetap tak bergeming.

Sepertinya Ummat Islam saat ini sedang kehilangan keyakinan pada Kekuatan Agama nya, dan keadaan ini melanda hampir seluruh lapisan ummat Islam, baik yg ada di desa mau pun yg ada di kota, di kampus, di sekolahan, di perkantoran, di pasar-pasar, di semua tempat, bahkan di Mesjid sekalipun

Seorang tukang cat di dalam mesjid, ketika Iqomah sholat ASHAR, bahkan tak mampu bergeming untuk ambil bagian dalam sholat berjamaah…..

Kerisauan akan keadaan UMMAT ISLAM saat ini juga tak kurang menjadi topik topik penting di arena bloghosphere, bagaimana menjadi muslim yang baik, penghambat kemajuan Islam, kelemahan ummat Islam.

Dan tak kurang berbagai bahan pemikiran di posting, bang Agorsiloku disini, Ustadz Tajib disini, tapi tak juga terjadi perubahan perubahan seperti yang diharapkan

Analisa analisa saya dibawah ini hanya lah buah fikir hamba ALLAH yang bodoh dan lemah yang mungkin juga hanya akan menambah daftar panjang tulisan tulisan sia sia, tapi minimal bisa menjadi pertanggungjawaban saya kepada ALLAH ketika nanti saya dipanggil menghadap NYA, semoga ada manfaatnya :

Dalam sebuah Riwayat, ketika Nabi IBRAHIM A.S sedang di bakar dalam nyala api oleh Namrud Laknatullaah Alaih, ada seekor burung pipit yang terbang membawa setetes air di dalam mulutnya lalu menyiramkan tetes air itu pada kobaran api yg sedang menyala, sementara burung burung lain mentertawakan usahanya yg memang sia sia itu. Tapi apa jawaban si burung pipit atas usaha nya ini “saya tau ini memang pekerjaan yang sia sia, tapi ketika kita nanti ditanya oleh ALLAH saya punya satu jawaban untuk saya pertangung jawabkan, dibanding kalian yang hanya melihat-lihat”

Kemunduran Ummat Islam dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain :

1. Ummat ISLAM saat ini kurang begitu kenal dengan Tuhan nya dan cenderung tak mau berusaha untuk mengenal Tuhan nya, Tuhan YANG MENCIPTAKAN nya, YANG MEMELIHARANYA, YANG MEMBERInya REZEKI, DIA lah ALLAH Subhaanahu wataala, padahal tak kurang 6.000 ayat Al-Quran di turunkan melalui Rasul NYA Nabi Muhammad SAW, untuk mengenalkan DZAT ALLAH kepada manusia.

2. Ummat ISLAM kurang memahami kelebihan AKAL yang diberikan oleh ALLAH kepadanya. Padahal AKAL ini menjadi pembeda manusia dengan makhkuk2 lain.

Untuk keperluan-keperluan dzahir/fisik seperti makan, tempat tinggal/rumah, kawin manusia sebetulnya tak memerlukan AKAL. Lihat saja mahkluk lain seperti hewan-hewan misalnya, tanpa akal mereka bisa makan, tanpa akal mereka bisa membuat tempat tinggal yang bahkan lebih mahal dari tempat tinggal manusia pun bisa (contoh nya sarang burung walet). Begitu juga dalam hal kawin mahluk lain bahkan bisa beranak lebih banyak dari manusia, lihat bangsa tikus, atau kelinci.

Manusia diberi AKAL oleh DZAT YANG MENCIPTAKAN nya adalah untuk memberikan Kemuliaan pada manusia itu sendiri. Untuk menjadikan manusia sebagai makhluk Mulia.

Dan AKAL ini sebetulnya kata para Ulama Islam adalah alat bantu bagi manusia untuk mengenali Tuhan nya dan sekaligus untuk mengenali diri nya sendiri.

bersambung

12 pemikiran pada “KEMUNDURAN ISLAM ( PART 1)

  1. Ulasan yg mantap ustadz…
    He he… bandel nih… dibilang bukan ustadz.
    Tapi ustadz itu dalam bahasa arab berarti : guru lho…

    Saya membacanya di part I ini INTI kemunduran ummat ada 2, yaitu kelemahan pada : (1)Ma’rifatuLlah dan (2)ilmu.
    SETUJU. Ditunggu ulasan berikutnya..😀

  2. Ya Ustadzna, agor yang bandel senang deh uw kembali…. saya juga ingin jadi burung pipit itu…
    Model manajemen komunikasi syiar Islam terkalahkan oleh persepsi syariat yang menjadi kaku dan tidak toleran.

    Kenapa ya uw?.

  3. ” Imam Masjidil Haram setiap selesai Tarawih selalu berdoa agar Palestina di bebaskan dari Yahudi, tetapi ALLAH tetap tak bergeming.

    bergeming=diam –>
    dengan kalimat di atas, berarti ALLAH tetap bergerak. Bukannya yang dimaksud bapak itu tetap diam. Kalo iya, harusnya tetap bergeming. 😉

  4. Assalamualaikun Wr Wb. Para bapak sekalian saya mau bertanya nih! Hari kiamat itu kata Rasullulah sekitar Abad 21 betul apa tidak. email saya tolong di balas ya

  5. Abdulsomad wrote : Dalam sebuah Riwayat, ketika Nabi IBRAHIM A.S sedang di bakar dalam nyala api oleh Namrud Laknatullaah Alaih, ada seekor burung pipit yang terbang membawa setetes air di dalam mulutnya lalu menyiramkan tetes air itu pada kobaran api yg sedang menyala, sementara burung burung lain mentertawakan usahanya yg memang sia sia itu. Tapi apa jawaban si burung pipit atas usaha nya ini “saya tau ini memang pekerjaan yang sia sia, tapi ketika kita nanti ditanya oleh ALLAH saya punya satu jawaban untuk saya pertangung jawabkan, dibanding kalian yang hanya melihat-lihat”

    Mungkin ada yang bisa bantu untuk menyebutkan sumber riwayat tersebut?
    Terlepas dari status riwayat tersebut, makna yang disampaikan itu memang bagus sekali🙂 Bahkan, kalau setiap orang mengerjakan usaha yang bernilai kecil lantas dikumpulkan, maka usaha tersebut bisa bernilai besar sekali🙂

    Oh ya, saya sudah baca artikel ini sampai seri ke-4, tulisan antum bagus dan bermanfaat, Insya Allah. Teruskan seri tulisan ini ya, pak Abdul Somad🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s