S u r g a ( 2 )

Assalamualaikum wr wb

Bulak-balik baca postingan para celeb blog, bahasan hangat ternyata masih berputar pada topik 70.000 bidadari, surga beserta aksesories yang diikuti oleh pembahasan ciri-ciri calon penghuninya….

Saat ini dunia adalah nyata dan akherat cuma cerita, tapi ada masanya akherat menjadi nyata dan dunia tinggal cerita

Sedih….

Betapa tidak, karena kelak ketika akherat menjadi nyata dan dunia tinggal cerita, begitu banyak kekurangan-kekurangan betapa banyak kelalaian..

Ketika kita masih di dalam perut ibu, kita mengeluh dengan adanya tangan dan kaki, membuat sempit, mengurangi ruang gerak, begitu kesan kita. Tetapi ketika kita lahir kedunia, kita baru memahami betapa pentingnya tangan dan kaki yang selama di dalam perut menyusahkan kita.

Begitu juga ketika kita beranjak ke alam berikutnya, betapa ketika di dunia perintah-perintah yang begitu memberatkan dan tak sesuai dengan hawa nafsu menjadi begitu bermanfaat.

Adalah perintah Sholat, yang selama di dunia terasa begitu memberatkan; begitu juga Tilawat Al-QURAN, sedekah, silaturahmi…… menjadi pengganggu kesenangan dunia

Namun kelak di akherat perkara ini menjadi barang mahal dan sangat diperlukan…..

Mempersiapkan kehidupan akherat…
Cukupkah mengahadapinya dengan dagelan atau satire ? atau cukup dengan menjadi blogger terkenal ? atau cukup dengan sekedar mempunyai senyum sehat ? atau cukup dengan mempunyai sepeda motor merk terkenal, atau cukup dengan membuat klub sepak bola terkenal , atau….

20 pemikiran pada “S u r g a ( 2 )

  1. Terlalu banyak mikirin surga malah jadi lupa sama yang hidup. Padahal surga masih sesuatu yang abstrak alias banyak perdebatan. Sedangkan kehidupan di bumi seperti kelaparan,pendidikan rendah,jalanan macet,bencana alam,kekerasan serta ketamakan manusia adalah sesuatu yang riil alias nyata. Kisah kelompok manusia semacam amrozi cs adalah saksi hidup manusia yang terlalu memandang ke surga alias lupa sama bumi dan kehidupan.

  2. Assalamualaikum wr wb
    @cK
    Hmmmm juga
    @Johans
    Fitrah manusia adalah menginginkan kenikmatan, kebahagiaan…
    Memikirkan Surga, memikirkan kenikmatan dan kebahagiaan akan membuat manusia tertarik untuk mengamalkan Agama

    Sedangkan kehidupan di bumi seperti kelaparan,pendidikan rendah,jalanan macet,bencana alam,kekerasan serta ketamakan manusia adalah sesuatu yang riil alias nyata. Kisah kelompok manusia semacam amrozi cs adalah saksi hidup manusia yang terlalu memandang ke surga alias lupa sama bumi dan kehidupan

    Keadaan seperti diatas terjadi karena manusia tidak TAAT kepada ALLAH
    Solusi ummat saat ini hanya akan dapat diselesaikan, apabila ummat ini TAAT pada Perintah ALLAH dan menjauhi larangan ALLAH

  3. Assalamualaikum wr wb

    @elpalimbani
    Lantas dengan apa mencukupinya?

    @Shan-in Lee
    Mari sama sama lengkapi kekurangan kita

    @Asep Mulyana
    Penting
    Bagi yg mau bahagia
    entahlah bagi yg mau menderita….

  4. @ wak dulsomad (yang lupa login)

    Wah! Serius wak mo bangun madrasah? Ibtidaiyah apa tsanawiyah? Atau madrasah pengajian, gitu?

    Apapun… kalo wak ada rencana sebaik itu, jangan lupa wak, ntar murid-muridnya diajari selain gape bahasa indonesia dan arab, juga gape bahasa inggris, tahu komputer. Nyiapin generasi masa depan lah untuk intifadha yang lain.

    *jadi pengen ke kebon di kampung lagi…*

  5. @alex
    Assalamualaikum wr wb
    Antara Ibtidaiyah sampai aliyah
    tetapi lebih pada penekanan pendidikan mental dan akhlak.

    Kalo urusan bahasa sih itu pasti, karena islam sudah tersebar lagi ke amrik, eropa, cina etc. dan kita butuh penterjemah.

    kalo urusan teknologi, putra wak yg paling kecil, umur 9 tahun, udah bisa rakit komputer.

  6. betull nggak cukup! bicara ini-itu hanya bikin hati makin jauuuh..

    “celeb” hanya perhiasan dunia yang pasti lenyap dalam genggaman kekalanNya

    sayang kebanyakan kita nggak menyadarinya….

  7. Assalamu’alaikumWrWb

    Salam kenal Wak, senang bisa bertandang ke rumah ini🙂

    Bolehkah bertanya…
    Bukankah Rasulullah bersabda bahwa sebaik-baik perkara adalah yang pertengahan? Dan bagaimana dengan anjuran menyeimbangkan dunia dan akhirat?

    ~sangat ingin ilmu…

    Terimakasih, semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya selalu

  8. jangan hanya memikirkan surga aja, tapi juga harus memikirkan jalan menuju surga ok. jika kalian beriman seharusnya pada mikirin sodara-sodara kita yang pada kelaparan, pendidikan rendah dan yang pada korupsi, itu juga bagian dari iman dan pahalanya lebih besar dari pada mikirin surga melulu tapi tidak mau tahu disekeliling kita, kuasai dulu iman lu baru bicara tentang iman.

  9. surga mah kaga usah dipikir, karena ama aja dengan neraka sama2 hadiah Tentu kita mesti mikirin bagaimana hubungan kita dengan yang beri hadiah…tuh tetangga sebelah ada yg menghina konsep sorga dalam islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s