Kebahagiaan Manusia

Assalamualaikum wr wb,

Manusia itu terbentuk dari 2 unsur, yaitu jasmani dan ruhani. Jasmani manusia adalah badannya, jasad. Ruhani manusia adalah Agama. Manusia yg tak punya Agama adalah manusia yg hidup tetapi sesungguhnya ia dalam keadaan mati.

Perasaan yang paling dominan dalam diri manusia adalah perasaan menderita/susah dan perasaan bahagia, dan semua manusia pada dasarnya ingin bahagia.

Untuk mendapatkan kebahagiaan, maka manusia akan senantiasa berusaha menggunakan otaknya (fikiran), matanya (penglihatan), telinga nya (pendengaran), dan mulutnya (pembicaraan) agar tetap bahagia, agar tidak sengsara.

Lantas apa indikator kebahagiaan manusia itu? apakah manusia akan bahagia apabila memiliki sepeda motor ? sehingga manusia yang tidak punya sepeda motor tidak bahagia?

Atau manusia akan bahagia apabila menjadi celebities blog? kemudian yg blognya sepi pengunjung tak akan bahagia?

Atau manusia akan bahagia apabila menjadi mahasiswa? kemudian yang tak kuliah tak akan bahagia?

Atau manusia akan bahagia apabila menjadi anak SMA? kemudian yang tak sekolah tak akan bahagia?

Kebahagiaan seluruh makhluk sesungguhnya adalam dalam genggaman ALLAH, dan telah ditetapkan Fitrahnya.

Binatang seperti burung, telah ALLAH tetapkan Fitrah kebahagiaannya ada di udara terbuka, apabila ada di dalam kandang maka burung tersebut tidak akan bahagia lagi.

Juga Kerbau, sang pembajak sawah kebahagaiaannya ada di tanah becek, dalam kubangan. Kerbau akan menderita apabila dia digembala ditengah pasar, ditempat yang ramai.

Begitu juga manusia, ALLAH telah tetapkan kebahagiaan manusia dalam AGAMA, sejauh mana manusia dapat mengamalkan AGAMA sejauh itu pula manusia akan mendapatkan kebahagiaan. Bahagia di dunia yang sementara ini dan bahagia di AKHERAT yang selama-lamanya.

Apabila manusia ingin mencoba keluar dari Agama, maka niscaya dia akan menderita selama-lamanya.

33 pemikiran pada “Kebahagiaan Manusia

  1. Kebahagiaan itu, tentram ketika mengingat Allah ya… Yang penting, syukuri saja yang telah diperoleh. Jadi ingat cerita raja yang tidak bahagia, lalu mencari di antara rakyatnya siapa yang berbahagia… kemana-mana dicari tak ketemu. Sampai lelah sang raja tidak berhasil menemui yang berbahagia, sampai akhirnya tiba di gubug tua. Dari dalam, terdengar puja puji syukur bahwa hari ini dia bisa bangun dengan segar dan bisa minum. Ini dia, kata sang Raja. Saya mau temui dan makan bersamanya. Tapi sang Raja tidak menemui apapun, kecuali seteguk air yang baru saja di minum sang pemilik gubug itu. Tapi rasa syukurnya kepada Allah mengalahkan segala apa yang dimiliki oleh Raja itu….
    eh… ini konek nggak ya?😀

  2. Kalau saya si gampang aja. Kebahagiaan itu adalah kalau kita bisa membuat orang lain bahagia karena keberadaan kita. Bukan malah ketakutan dan tak nyaman. Gitu aja kok reprot…!

  3. SEPEDA (Salam Perdamaian dan damai).
    Kegelisahan saya terobati ketika didepan teman…. ketika sendiri, kegelisahan tiba2 muncul begitu saja…. hari ini saya bahagia karena ikut ngisi blog
    wss….

  4. Kalau saya sih gampang aja. Pasti semuanya pada gembira kalau lagi gajian, atau dapat dokat dari orangtua. Hayo jujur! Gitu aja kok reprot…!

  5. Assalamualaikum wr wb
    @antobilang
    Met kenal juga nto.

    @Scrooge McDuck
    Masukin ke hati juga

    @elpalimbani
    Salam kenal juga

    @ris
    hati manusia dalam genggaman ALLAH, mintalah kebahagian kepada ALLAH.

    @Gus Pur
    Iya sih, tapi gembira nya sesaat doank, habis duit habis gembiranya

    @xwoman
    rasa syukur juga akan membuat kita bahagia.

  6. Alloh menetapkan kebahagiaan dalam agama.

    Kalau sedang bersedih, apa tidak dalam agama? Bersedih jg bisa dalam agama. Ketika keluarga meninggal, bersedih dalam agama, adalah mengikhlaskan kepergiannya dan mendoakan,serta membayar hutangnya. Tidak dengan meratapi,atau me-raung2.

    Ini hanya pendapat saya.

  7. Assalamualaikum wr wb
    @madsyair
    Apabila dalam satu keluarga ada Agama, apabila anggota keluarga meninggal pun malah makin bahagia, karena sebentar lagi akan menempati kampung yg baru, yg lebih indah dan lebih nikmat, yg kekal…

  8. Orang bilang kalo ilmu itu membuat mudah, seni itu membuat indah dan agama membuat terarah..
    So, ndak ada gunanya orang pinter, orang kreatif tapi agamanya kacau balau… yang ini justru membahayakan karena akan menggunakan kelebihan pada dirinya untuk sesuatu yang tidak benar…
    sama persis dengan kaum yahudi yang diberikan berjibun kelebihan tapi dia gunakan untuk kemaksiatan… Na’udzubillah

  9. Wah, renungan yang bagus. ^^
    Keren…

    Apabila manusia ingin mencoba keluar dari Agama, maka niscaya dia akan menderita selama-lamanya.

    ….
    Keluar dari Islam maksudnya?
    Shan-in malah keluar dari yang lain _ _ ;

  10. Yah, mungkin saya kurang mensyukuri nikmat yang telah di berikan-Nya, tapi bukan berarti saya mengingkari. kebahagiaan itu sesuatu yang lain bukan sesuatu yang saya inginkan.
    misal: saya ingin kebahagiaan saya A, tetapi yang saya dapat B. kadang saya masih bimbang dengan kebahagiaan yang saya terima saya inigin kebahagiaan itu yang saya inginkan.

  11. Assalamualaikum wr wb
    @Shan-in Lee
    Itulah kebahagiaan HAKIKI, kebahagiaan ABADI

    @alief
    memberi tahu pada kebaikan..!?

    @ris
    Kebahagian dunia itu seperti fatamorgana

  12. Salam kenal, baru pertamam mampir disini. Mampir juga ya di blog kami, tinggal klik. Tukar-tukar pengalaman dan berdiskusi.
    Bener mas. Kebahagian dunia adalah kebahagian semu, sedang di akhirat adalah kebahagian yang hakiki.

  13. @ Gus Pur: SETUJU !
    Apalah artinya kebahagiaan, kalau kebahagiaan milik pribadi kita harus ditebus dengan kesengsaraan orang lain. Kebahagiaan kita membuat orang lain sengsara. Contoh sudah banyak. Koruptor berbahagia atas perilakunya yang membuat orang lain miskin. Para teroris juga mengejar kebahagiaan surgawi yang diyakininya, tak peduli orang lain yang tak bersalah jadi kena getahnya. Contoh lain? Pikir aja ndiri…cape deh….!

  14. Kebahagiaan itu relatif.
    Anak kecil suka permen, dikasih permen, ia bahagia
    Karyawan kerja capek2 dapet gaji lebih, ia bahagia
    Cewek cakep dapet cowok idaman, ia bahagia..
    Cowok kaya dapet cewek idaman, ia bahagia
    Kebahagiaan itu relatif..

    Yang tidak relatif adalah kebenaran..

  15. Kita bahagia kalau bisa menjalankan perintah Tuhan karena kita adalah ciptaanNya. Perintahnya ya ada di kitab2 suci yang diturunkan Tuhan melalui para nabinya. Kalau ternyata gak bisa ya jangan minta bahagia dong orang bahagia itu datangnya dari Tuhan jadi ya harus menjalankan perintahNya dulu baru kita akan mendapat kebahagiaan. Gak percaya, coba aja sendiri pasti gak bisa wong namanya manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s