Ibu saya telanjang

Assalamualaikum wr wb..

Membaca postingan joesacth pagi ini membuat miris, sedih, takut, gundah dan sebagainya, pokoknya saya takut, sangat takut, karena ternyata Ibu Saya juga masih TELANJANG.

Batasan TELANJANG nya seorang wanita, memang tak mudah buat difahami oleh semua orang.

di dunia dan akherat, serta disertai keinginan yang kuat akan pemahaman yang betul tentang Agama (ISLAM) saya datang ke berbagai ustadz. Bertanya tentang batasan aurat wanita dan konsekwensi atas pelanggarannya.

Kesimpulan saya, hampir 99 persen Wanita Indonesia Telanjang.

Dan yang menelanjangi mereka bukan orang lain, bukan wartawan, bukan pula papparazzi, yang menelanjangi mereka adalah keluarga dekat mereka; bapak nya, saudara laki-lakinya, anak nya, dan suaminya.

Saya ingat waktu masih sekolah di ESDE, saya diantar ibu saya setiap pagi kesekolah, ibu saya memakai kebaya, rambut disanggul, bibir di merahi lipstik, pipi dibalur bedak cap nyonya, sepanjang jalan ke sekolah, ibu saya selalu menyapa siapa saja yg ditemui nya, laki laki mau pun perempuan.

Ketika saya ceritakan hal ini pada salah seorang ustadz yang saya jumpai, beliau katakan sesungguh nya ibu saya itu telanjang;

Seorang Manusia (laki-laki dan wanita) yang mengaku Islam, Muslim, kemudian berikrar dengan Syahadat, ASYHADUU AN LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADAN RASULULLAH maka jatuhlah sebuah konsekwensi kepadanya, yaitu :

… “KETAATAN dan KEPATUHAN terhadap PERINTAH DAN LARANGAN”…

Menutup AURAT adalah PERINTAH, tetapi sejauh mana manusia memahami hakikat perintah ini? antara ketidak mengertian akan ATURAN, serta kecenderungan untuk memelintir aturan YANG DITETAPKAN dan sifat MEMBANGKANG, yang memang sudah menjadi sifat dasar makhluk yang bernama manusia.

Jutaan wanita, di sekolah-sekolah, SMP, SMA, KAMPUS, MALL, PASAR, TERMINAL, JALANAN, KENDARAAN, KANTOR, TELEVISI, SAMPUL MAJALAH, PAPAN REKLAME yang telahBerikrar dan Bersyahadat, …. TELANJANG ;

Mereka ditelanjangi oleh Ayah-nya, Suami-nya, Abangnya, Adiknya, Anaknya, karena ketidak tahuan akan adanya perintah menutup aurat dalam AL-QURAN kah? karena ada yang memelintir ayat AL-QURAN kah? atau karena terlalu banyak menggunakan akal kah? karena sudah terbisakah?

ampuni kami ya RABB, Tuhan Yang Maha HEBAT… karena diantara mereka ada IBU saya……

34 pemikiran pada “Ibu saya telanjang

  1. halah,, urutan gini,, buat masalah jilbab,, Ma setuju,, abis definisi hijab di Indonesia kan agak kabur,, jilbab bohlam, kerudung, jilbab transparan, jilbab dengan baju ketat,, yaahh,, kita usaha aja moga moga jadi lebih baik,,

  2. Kalo tentang Hijab tuh bukannya tekenal ya ayatnya,, an Nur 31 sama Al Ahzab 59,, iya ga sih??

    An Nuur 31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS. 24:31)

    Al Ahzab 59. Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mumin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 33:59)

    Ma ambi ldari http://quran.kawanda.net/,, sesuai saran wadehel,,🙂

  3. Ternyata masih lebih bermoral para laki-laki ya karena laki-laki jarang telanjang di depan umum hehehe…
    *kabur sebelum dikejar para wanita telanjang *

  4. 18.!!!!! My favorite number!
    Telanjang?????
    masa masih pakai baju dibilang telanjang????
    Yang telanjang itu kalau ga pakai penutup tubuh sama sekali.

  5. Wah pakde Shomad, jgn terlalu merasa punya dalil sendiri lah, tolong buka2 lagi buku fiqh tentnag aurat wanita, definisi telanjang tidak seekstrim Antum.
    btw saya tetap setuju banget bahwa masih sangat banyak wanita yg gak bener nutup auratnya, tapi kalau dibilang telanjang gak begitu tepat lah.
    menurut definisi bahsa, ketelanjangan bukanlah hanya menampakkan SEBAGIAN AURAT saja tetapi seluruh tubuhnya.
    lebih tepat kalau masih banyak wanita yg belum menutup aurat secar asempurna. begitu…

  6. Assalamualaikum wr wb
    #Northpaw Man
    ini bukan pendapat saya, saya cuma menyampaikan apa yg. diperintahkan ALLAH dalam AL-QURAN untuk kaum wanita, dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW

  7. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    الحمد لله رب العالمين
    والصلاة والسلام علي سيدنا محمد
    وعلى اله وصحبه وسلم

    يا اخى الكرام انا اريد اليك الى صلة الرحم
    والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

    salam kenal …………… baru gabung.. bang S
    omad

  8. Assalamualaikum wr wb
    @Johans
    Orang Islam Insya ALLAH tidak munafiq, yg munafiq bukan orang islam tetapi … ya itu orang munafiq

    @Kurt zainudin
    Salam kenal juga, thx kunjungannya

  9. assalamu’alaikum

    well, dalem hal ini konsep budaya di indonesia mnurutku sangat berpengaruh, makanya awal perkembangan islam di negara ini demokrat banget sebab rakyat kita mayoritas adalah ‘awam dalam pengetahuan’
    tapi, alhamdulillah mnurutku dah mulai berkembang pengetahuan kita, jadi semakin banyak juga muslimah yang ‘bisa berpakaian’, apalagi ditengah jaman yang smakin mndekati jahiliyah ini aku pikir ini perkembangan yang bagus banget ngeliat mulai banyak muslimah kita yang menyadari hal mendasar ini…

    wassalamu’alaikum’
    ncip

  10. abdulsomad | taufanmahardika@yahoo.com | abdulsomad.wordpress.com | IP: 219.83.4.22

    Assalamualaikum wr wb
    Semoga ALLAH memberi antum HIDAYAH,
    Sekedar mengingatkan, sebaiknya henkan kebiasaan antum mengkafirkan muslim lainnya, dan juga jadi lah blogger yg jentlemen, jangan memutilasi trekbek atau poostingan yg tak sesuai dengan hawa nafsu antum….

    Kalo antum merasa misi antum untuk kemshlahatan ummat, Mari kita diskusi secara terbuka

    Janga membuat statemen tanpa konfirmasi

    Agama ini milik ALLAH dan ALLAH MAHA TAHU dengan semua niat dan aktivitas kita

    Jul 4, 8:03 AM — [ Ubah | Hapus | Tak disetujui | Setuju | SPAM ] — Profilku

  11. @ antosalafy,

    Dogma-dogma yang ada di Al-Qur’an sudah tidak berlaku lagi. Kita, orang Nusantara, tidak bisa menuruti perlakuan-perlakuan orang Arab waktu jaman Jahiliyah. Apalagi menuruti perlakuan-perlakuan yang sekarang tidak manusiawi dengan kedok Islam.

    Contoh dogma-dogma yang keliru di Al-Qur’an:

    Soal poligami:

    Umat muslim bilang wanita lebih banyak dari pada laki-laki. Hal ini sangat keliru. Di Cina, dengan politik anak tunggal, orang Cina memilih anak laki-laki, hamilan anak perempuan biasanya digugurkan. Akibatnya, saat ini cowok lebih banyak daripada cewek. Jadi Al-Qur’an tidak berlaku di Cina. Jadi “wahyu” Tuhan yang di Al-Qur’an itu hanya berlaku di Arab saja. Dinisi kebenaran wahyu bisa dipertanyakan.

    Soal halal-haram makanan:

    Umat muslim mengharamkan daging babi. Hal ini sangat keliru. Baru-baru ini telah ditemukan bahwa jantung dan paru-paru babi lebih mendekati jantung dan paru-paru manusia. Jantung atau paru-paru manusia yang sakit bisa diganti/dicangkok dengan jantung atau paru-paru babi. Ini adalah solusi yang ideal karena kelangkaan donor. Berarti Al-Qur’an tidak berlaku lagi disini. Terus bagaimana dengan “wahyu” Tuhan. Disini kebenaran wahyu lagi bisa dipertanyakan.

    Soal ke-najis-an binatang anjing:

    Anjing adalah najis buat umat muslim. Hal ini sangat keliru karena anjing saat ini sangat membantu manusia, seperti: pelacakan narkoba dipakai oleh polisi duana, membantu menyelamatkan orang-orang yang masih hidup yang tertimbun oleh runtuhan bangunan akibat gempa bumi, menyelamatkan pendaki gunung yang ditimbun oleh longsoran salju, teman hidup dan pengantar orang buta, membantu peternak domba untuk mengembala ratusan domba di gunung-gunung, membantu menemukan pelaku kejahatan kriminal, menyelamatkan pemilik anjing yang sendirian yang korban kecelakan di rumahnya sendiri (anjing terus-terusan menggonggong sehingga tetangga datang untuk menyelamatkan pemilik anjing tersebut), dan banyak lagi. Disini, Al-Qur’an sama sekali tidak berlaku. Terus bagaimana dengan “wahyu” Tuhan yang ada di Al-Qur’an. Disini kebenaran wahyu lagi bisa dipertanyakan.

    Dan banyak lagi dogma-dogma lainnya yang keliru yang kita dapatkan di Al-Qur’an.

    Sebagai kesimpulan, kita harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
    – Melihat dogma-dogma yang ada di Al-Qur’an sudah tidak berlaku lagi, apakah Islam agama universal?
    – Haruskan kita, orang Nusantara, meniru perlakuan-perlakuan orang Arab waktu jaman Jahiliyah?
    – Haruskah kita, orang Nusantara, menuruti perlakuan-perlakuan yang tidak manusiawi sekarang dengan kedok Islam?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s