Kesuksesan

Kebahagiaan dan Kesuksesan seluruh makhluk ada dalam genggaman ALLAH Subhanahu Wataala

ALLAH Subhanahu Wataala telah menetapkan Kebahagiaan dan Kesuksesan Manusia HANYA dalam AGAMA, sejauh mana manusia itu dapat mengamalkan Agama maka sejauh itu pula manusia itu akan Bahagia dan Sukses, baik di Dunia yg sementara ini maupun di AKherat yg selama-lamanya;

Seluruh nabi (124.000 nabi) diutus oleh ALLAH kemuka bumi ini cuma untuk perkara AGAMA, tugas nya menyampaikan kalimat LAA ILAAHA ILLALAAH, mengajak manusia untuk menyembah Tuhan Yang ESA, ALLAH AZZA WAJALLA.

Tidak ada satupun nabi yg diutus untuk menyelesaikan masalah Ekonomi, Politik, Teknologi, Perdagangan atau masalah lain selain Agama.
…………………………

Segala sesuatu yang penting bagi manusia ALLAH mudahkan, apa saja yang penting bagi manusia? UDARA (Oxygen/O2), maka ALLAH mudahkan, ALLAH hamparkan udara (Oxygen/O2) diseluruh permukaan bumi sehingga kita mudah menghirup Oxygen, sehingga tak seorang pun manusia yang kesulitan mendapatkan Oxygen.

Bayangkan kalo kita harus beli Oxygen setiap hari untuk bernafas, orang yang kena sakit sesak nafas biasanya harus menggunakan alat bantu pernafasan, 1 tabung Oxygen yang konon cuma kuat untuk 2 jam itu berharga 2 jutaan rupiah, berarti sehari dibutuhkan 12 tabung Oxygen di kali 2 juta, dibutuhkan 24 juta setiap hari cuma untuk urusan Oxygen,

Kalau Oxygen yang sudah kita hirup selama bertahun-tahun ini dihitung oleh ALLAH dengan biaya, lalu berapa jumlah uang yang harus kita setor kan kepada ALLAH?
…………

to be continued

12 pemikiran pada “Kesuksesan

  1. Hehehehe…
    pemahaman yang sempit.
    Jadi menurut antum, ekonomi, politik, teknologi, perdagangan itu tidak ada kaitannya dengan agama?
    Wah3…ngaku Islam tapi kok bisa2nya bilang gini, sih? Segala bentuk kehidupan itu diatur dalam Islam lho, Mas.

    Tau hakekat agama nggak, Mas? Agama itu adalah aturan hidup, menurut ana. Nah, ekonomi, politik, teknologi, perdagangan, atau apapun itu adalah bagian hidup. Sudah tentu hal2 tersebut diatur dalam agama. Agama adalah unsur makro, dan hal2 lain yang disebutkan di atas adalah mikronya. Tapi tentu saja tidak ada hal2 mikro yang bisa berdiri tanpa makro. Sekali lagi, ini menurut ana.

    Agama adalah sebuah urusan makro yang nggak bisa lepas dari Allah. Nah, kalau ekonomi, politik, teknologi, perdagangan itu tidak ada kaitannya dengan agama, maka berarti ada hal-hal lain yang bisa “lepas” dari campur tangan Allah, dong?

    Wah, kok jadi nggak sesuai dengan tagline blog antum: “Makhluk tak dapat memberi manfaat/mudhorot tanpa Izin ALLAH” ?

  2. he he he …
    wah wah wah .. kok bisa muncul pemahaman seperti ini darimana ya ?
    trus kok bisa tahu persis 124 ribu nabi dari mana ya sumbernya ?
    Artikel ini arahnya kemana ya? Meninterpretasikan agama sedemikian sempitnya .. padahal semua Agama mengatur tata cara hidup baik itu dunia maupun alam setelah mati. Bahkan ISLAM sendiri mengatur secara detail kehidupan manusia, sedangkan agama lain bisa jadi tidak.
    Mungkin Continue .. ada penjelasan yang lebih bagus lagi
    ditunggu ….

  3. Assalamualaikum wr wb
    Trimakasih kunjungannya

    #to ANDI
    Semua makhluk yg ALLAH ciptakan di dunia ini tidaklah sia sia, begitu juga ekonomi, politik, teknologi, perdagangan juga merupakan “makhluk”, yang ALLAH ciptakan untuk kepentingan manusia (berkhidmat kepafa manusia) di dunia.

    Makhluk-makhluk ini cuma alat bantu ber-“syareat” saja (alat bantu “teknis” kerennya), jadi tanpa “izin” ALLAH tidak berarti apa apa dan tidak punya kekuatan apa apa atau kehebatan apa apa.

    Dan “makhluk makhluk” ini sesunggunya tidak terlalu “penting” buat kehidupan manusia.

    Maka ALLAH tak perlu turunkan Nabi untuk perkara perkara “kecil” begini.

    Yang paling penting bagi Manusia itu adalah perkara Agama, maka saking pentingnya ALLAH turunkan lebih kurang 124.000 Nabi untuk menjelaskan perkara Agama kepada manusia.

  4. #To Joesatch
    Anda benar!

    Semua aspek kehidupan kita diatur oleh Agama, termasuk lah itu ekonomi, politik, teknologi, perdagangan, dan bukan cuma itu saja, tetapi cara hidup seseorang pun diatur oleh Agama, cara makan, cara minum, cara bergaul, cara berteman, cara mencari nafkah, cara “tidur” pun diatur oleh Agama.

    Namun, “ekonomi, politik, teknologi, perdagangan”; benda-benda ini cuma makhluk, tanpa izin ALLAH dia tak bisa memberi manfaat.
    Apalagi “ekonomi, politik, teknologi, perdagangan” yg tidak mengikuti aturan Agama. Tidak ada kekuatan dan keberkahan serta manfaat sama sekali.

  5. ya tapi Islam itu juga ngga terus mentingin hubungan dengan Allah saja kok..kalo ngga salah sih kita diperintahkan selain hablumminallah..juga harus hablumminannas…hubungan sama sesama manusia juga penting lho…
    bahagia itukan seperti menangkap kupu2 di taman, kalau kita menangkap dengan cara gegabah, blusukan, terjang sana terjang sini…ya ga bakalan dapet tuh mas kupu-kupunya..sama juga dengan mengamalkan agama, tentu saja dengan cara2 yang santun, bukan menghakimi ataupu dengan cara-cara perlawanan yang membuat orang islam sendiri jengah..apalagi umat lain?

  6. #antobilang
    mas anto benar
    Agama itu terdiri dari 5 aspek
    1. NIAT, LAA ILAAHA ILLALLAH, ikhlas semata mata karena ALLAH, bukan karena kepentingan dunia, materi, golongan, atau apapun.
    2. IBADAH, meliputi sholat, dzakat, puasa, haji.
    3. MUAMALAH, cara kita mencari nafkah, berjual beli, berdagang, bekerja dan cara membelanjakan hasilnya.
    4. MUASYARAH, cara kita bergaul ato yang disebut tadi oleh mas anto “hablum minannaas.
    5. Buah dari keempat aspek tadi yaitu AKHLAK yang baik.

  7. Klo menurut saya Allah Menurunkan begitu banyak Nabi (seperti yang anda sebutkan) bukan hanya semata2 untuk agama (yang sangat anda persempit pemahaman agama itu) selama Muhammad Rosululloh SAW menyampaikan (menyempurnakan ISLAM) beliau juga sangat memperhatikan masalah selain itu karena itu menjadi juga sangat penting untuk manusia (ya memang semua ini klo ALLAH menghendaki untuk tidak bermanfaat apa sih yang bermanfaat didunia ini – manusia juga bagi Allah tidak ada manfaatnya klo memang ALLAH menghendaki!). Allah menciptakan semua ini bermanfaat bagi kita manusia bodoh, kecil, hina, yang sok tau ini………………

    ==================================================
    Maaf klo komen manusia bodoh ini – mengotori blog suci anda
    ==================================================

  8. #bupunsu
    Sebagai contoh, Nabi DAUD a.s diberikan karunia oleh ALLAH untuk melunakkan besi, tetapi Nabi DAUD a.s tidak menekuni profesi sebagai pandai besi, atau membuat pabrik besi,
    Tetapi apa kerja Nabi DAUD a.s? Dakwah menyampaikan Kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH. mengajak manusia Taat kepada ALLAH. Bukanmengajari orang membuat baju besi, atau alat alat dari besi.

  9. 1 tamparan untuk 3 pertanyaan

    Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari
    seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.

    Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
    Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.
    Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
    Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.
    Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:

    1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya
    2.Apakah yang dinamakan takdir
    3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa
    dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak
    pernah berfikir sejauh itu?

    Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras. ha’dezz

    Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?
    Kiyai : Saya tidak marah…Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
    Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
    Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
    Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
    Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?
    Pemuda : Ya!
    Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!
    Pemuda : Saya tidak bisa.
    Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama…kita semua merasakan
    kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
    Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
    Pemuda : Tidak.
    Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari
    saya hari ini?
    Pemuda : Tidak.
    Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.
    Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
    Pemuda : Kulit.
    Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?
    Pemuda : Kulit.
    Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
    Pemuda : Sakit.
    Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan.

    Kemudian, pada suatu saat saya membaca komentar anda :

    ” Padahal buat jawab pertanyaan tolol berikut ada yg sanggup jawab gak yah..?
    Bulan mengelilingi bumi, kemudian bumi mengelilingi matahari, lantas matahari mengelilingi apa, kata nya semua benda langit itu berputar memiliki garis edar, entah siapa yang bodoh… tapi yang paling bodoh jelas saya.. he he he… eh… he he he lagi ah…”

    Apakah suatu saat anda juga akan bertanya seperti pemuda di atas ?

  10. #Hamba ALLAH
    ALHAMDULILLAH tidak, karena anda sudah menyampaikan jawaban-nya buat saya.
    Terimakasih, anda sudah menjadi asbab Hidayah bagi saya, semoga Hidayah buat anda juga senantiasa tercurah dari ALLAH Azza Wajalla, amien.

  11. Ikut rame-rame…..
    Jika semua sudah diatur oleh Alloh…….. Buat apa ada Surga dan Neraka, yang pasti manusia hidup damai, bahagia, sejahtera, tidak ada korupsi, pemerkosaan dsb, apalagi mendatangkan banjir segala…… sejabotabek………. bukannya malah menyengsarakan umat…….. inilah yang namanya kehidupan…… maanusia hidup perlu ada cobaan…… sekolah aja ada tes dan nilai…….. Tuhan menghidupkan manusia bukan untuk bersenang2 tapi untuk berfikir, karena manusia punya rasa haus, lapar dll, dan yang terlebih mengenal agama dan mengenal siapa yang menghidupkannya, bukan mengenal agama yang salah kaprah dan menyombongkan dirinya…….. kayak saya kali, he……. sampai2 , Tuhan mengirim setan kedunia, buat apa coba…….? karena agama punya aturan tersendiri dan ini rahasia Tuhan yang tidak bisa dirubah oleh manusia…….
    Hidup penuh dengan rasa bersalah dan berdosa akan lebih dekat dengan Tuhan dari pada hidup penuh bermasalah.

  12. asslmkum,,,,,Nabi Kita Baginda Rosul, jangan salah,,,Baginda adalah Penggiat dan pelaku ekonomi yang TOP bgd. blum lg sebagai pemmpin negara islam, Bliau mempunyai siasat politik yang subhanallah,,,,,Dien yang dibawa oleh Baginda Mukhammad Saw mengatur semua sendi kehidupan, termasuk eknomi, politik dan perdagangan. ana tw mksuk antum, Tugas nabi dan rosul adalah untuk meninggikan kalimatullah, dan justru dalam politik,perdagangan dan ekonimi itulah Kalimatullah itu mengalir dan bergulir dengan segala aturannya. yang bila kita laksanakan menurut aturan yang daijarkan Baginda Rosul, akan tegaklah Kalimatullah itu. tetap semangat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s