Surga 10 kali lipat Dunia

Mei 13, 2007

Assalamualaikum wr wb

Lama juga ndak ngetik ngaba’i tipi, (demikian istilah mak somad kalau saya lagi browsing di depan komputer)

Ternyata postingan ini terbawa ke “hati” oleh bu evy dan mbak penebar maut trekbek .., manusia memang berbeda dari mahluk lain, kalau makhluk lain … lahir… mati… selesai…

Tetapi manusia lahir… mati … mulai

Manusia diciptakan bukan buat tinggal di dunia, 8 buah Surga sudah disiapkan untuk manusia, manusia diciptakan oleh ALLAH SWT, AL-KHALIK, untuk menghuni kampung akherat, kampung yang kekal abadi, tanpa akhir tanpa kesudahan…
Beruntunglah manusia yang lahir dari perut ibu yang MUSLIM. Dalam sebuah Hadits diriwayatkan bahwa untuk setiap bayi yg lahir dari perut ibu muslim dan dalam hatinya ada IMAN, ada kalimat LAA ILAAHA ILLALLAAH… walau cuma sebesar biji sawi, dia akan menempati sebuah kerajaan di SURGA yang luasnya 10 kali lipat dunia (dunia lho.. bukan bumi..) dengan 70.000 pelayan, 70.000 bidadari, dengan berbagai kenikmatan yg belum pernah di dengar, belum pernah dilihat, belum pernah di rasa dan belum pernah dibayangkan…

Karena itu peliharalah IMAN keturunan yang kita miliki, jaga jangan sampai lepas sampai kita mati, sampai ajal menjemput…

Entry Filed under: Agama. .

36 Comments Add your own

  • 1. Death Berry  |  Mei 14, 2007 at 5:46 am

    Surganya tidak sebesar Matahari dong…? :(

    Tapi mengingat penghuni surga sedikit, saya rasa tidak terlalu sesak di sana.

    Balas
  • 2. irdix  |  Mei 15, 2007 at 3:38 am

    humm… kalo sorga itu luasnya masih 10x dunia yang mana masih bisa terukur.. sepertinya masih memiliki batasan-batasan tertentu yah… belum lagi manusia adalah makhluk yang berakal dan bernafsu… humm… ga tau lah… :P

    Balas
  • 3. Abu Wahid  |  Mei 15, 2007 at 4:32 am

    Surga?

    Apaan sich itu?

    Letaknya dimana????????

    Balas
  • 4. dz.  |  Mei 16, 2007 at 3:02 am

    “Dalam sebuah Hadits diriwayatkan bahwa untuk setiap bayi yg lahir dari perut ibu muslim….”

    ngutip siapa/dari mana, mas?
    jangan dari sini, lho: http://www.ngawurabis.com

    *speechless les leeees*

    Balas
  • 5. Shan-in Lee  |  Mei 16, 2007 at 6:51 am

    Beruntunglah manusia yang lahir dari perut ibu yang MUSLIM

    Wak, tapi kalau waktu itu belum Islam… Terus baru masuk Islam gimana, wak?

    Balas
  • 6. joesatch  |  Mei 17, 2007 at 7:27 pm

    ah, kasihan para mualaf kalo begitu.
    ibu mereka kan tidak muslim…

    lain kali jangan sepotong-sepotong makanya…

    Balas
  • 7. vivi  |  Mei 18, 2007 at 3:03 am

    klo org tw betapa luas nya surga pasti orang gax byak yg terjurumus dlm dosa

    Balas
  • 8. xwoman  |  Mei 18, 2007 at 12:56 pm

    Tapi wak… jangan lupa, setiap bayi yang terlahir ke dunia ini dalam keadaan suci, terlepas dari ibunya seorang muslimah atau bukan.

    Yang aku baca dari sebuah buku menurut salah seorang ulama besar (entah ucapannya bisa dipertanggungjawabkan atau tidaks) bahwa semua bayi yang terlahir itu dalam keadaan muslim. Keadaan yang membuatnya menjadi non muslim adalah pada saat dia akhil baligh tapi dia berada di lingkungan non muslim dan tidak mengucapkan dua kalimat syahadat!!!

    Balas
  • 9. aLe  |  Mei 18, 2007 at 9:14 pm

    kenapa sih harus surga?

    Balas
  • 10. anung  |  Mei 19, 2007 at 2:53 am

    wah saya masih jauh dari surga wak..
    paling dicelup2in di neraka dulu..
    ampun ya Rabb…

    Balas
  • 11. mbah keman bersabda  |  Mei 19, 2007 at 7:16 am

    Somad…perlu di curigai dan jangan jadikan referensi…. smbah curiga …..
    tulisanya…hanya menyulut prangsaka….dan meremehkan

    Balas
  • 12. Rizma Adlia  |  Mei 20, 2007 at 12:22 am

    “setiap bayi yg lahir dari perut ibu muslim”

    curaangg!! wong Allah kok yang naro setiap anak ke ibunya masing masing,,

    ,,atau kalo buat yang dari non muslim,, pahalanya ditambah?? karena berjuang mencari kebenaran,, (Mana tau anak yang muslim ikut ikutan aja seumur hidup,, ya,,ya,, keimanan sedikitpun dapet 70ribu bidadari,,)

    Balas
  • [...] biar gimana semua orang pasti dapet sesuatu dari usahanya itu,, gimanapun itu,, :)   tapi ga se ekstrim ini,, kita tetep butuh usaha untuk mencapai [...]

    Balas
  • 14. abdulsomad  |  Mei 20, 2007 at 2:36 am

    Assalamualaikum wr wb..
    Masya ALLAH, banyak komen, wak blon sempat bales ngomeni, maklum sibuk di ladang..
    @Death Berry
    Bukan Seluas BUMI, tapi seluas 10 kali DUNIA, bumi, matahari, bintang2 serta planet dan seluruh isi jagat raya.

    @irdix
    itukan ukuran minimal nya, ukuran 1 kali dunia saja belum ada yang bisa ngukur besarnya..?!

    @Abu Wahid
    Surga itu letaknya sesuka Gusti ALLOH, mau di dapur, di atas atep ato di teras suka-suka yang punya…

    @Dz
    Hidupkan Taklim ditrumah, jadi mudah faham hadits-hadist penting!

    @Shan-in Lee
    untuk mereka surganya lebih besar lagi.

    @joesatch
    untuk mereka surganya lebih besar lagi.

    @vivi
    makanya perlu disampaikan, DIDAKWAHKAN, biar mereka tahu

    @Xwoman
    Komen kamu bisa diterima

    @ALe
    Karena Surga itu penuh kenikmatan, tak ada kesusahan.

    @Anung
    Yang penting sudah punya KAPLING

    @Mbah Keman
    APa yang mesti di curigai mbah? jangan ragu sama janji Gusti ALLOH ya mbah…
    Janji Gusti ALLOH itu lebih pasti dari pada matahari yang akan terbit besok pagi..
    Sebab besok pagi belum tentu matahari akan terbit lagi

    @ Rizma Adlia
    untuk mereka surganya lebih besar lagi.

    Balas
  • 15. Rizma Adlia  |  Mei 20, 2007 at 12:31 pm

    wah,, ternyata Tuhannya wak somad baik banget juga,, :) jadi seneng,, :)

    Balas
  • 16. dz.  |  Mei 20, 2007 at 5:58 pm

    “Hidupkan Taklim ditrumah, jadi mudah faham hadits-hadist penting!”

    kita hidupkan ta’lim (bukan taklim) di sini ajalah, bos. mulai dengan, misalnya, tolong kasih kami ta’lim: hadits “penting” (dalam tanda kutip) di atas itu dikutip dari buku apa, periwayatnya siapa, jadi jelas juntrungannya, bisa ditelusuri siapa aja yg baca.

    ayolah, kalao memang ga ngawur, ga sulit dong ngasi info itu: dikutip dari buku apa, periwayatnya siapa. janji pramuka deh, klo memang ada infonya (ga asal ngabudah) nanti saya telusuri hadits-nya, hadits palsu apa bukan (yeah, nanti saya tanyain temen yg ngerti per-hadits-an) :)

    Balas
  • 17. mbah keman bersabda  |  Mei 21, 2007 at 10:49 am

    >>>>>>Manusia diciptakan bukan buat tinggal di dunia, 8 buah Surga sudah disiapkan untuk manusia, manusia diciptakan oleh ALLAH SWT, AL-KHALIK, untuk menghuni kampung akherat, kampung yang kekal abadi, tanpa akhir tanpa kesudahan…
    Beruntunglah manusia yang lahir dari perut ibu yang MUSLIM. Dalam sebuah Hadits diriwayatkan bahwa untuk setiap bayi yg lahir dari perut ibu muslim dan dalam hatinya ada IMAN, ada kalimat LAA ILAAHA ILLALLAAH… walau cuma sebesar biji sawi, dia akan menempati sebuah kerajaan di SURGA yang luasnya 10 kali lipat dunia (dunia lho.. bukan bumi..) dengan 70.000 pelayan, 70.000 bidadari, dengan berbagai kenikmatan yg belum pernah di dengar, belum pernah dilihat, belum pernah di rasa dan belum pernah dibayangkan…

    Balas
  • 18. mbah keman bersabda  |  Mei 21, 2007 at 10:52 am

    cerita di atas itu dapet darimana???

    dari AL Quran atau hadist atau…hadist palsu atau komik?????

    Janji Gusti ALLOH >> Tulisan Allah SWT seperti ini begitu akrab di Forum kebebasan berpendat… jangan2 kamu ini mau menusuk Agama islam dengan berdakwah sebagai orang islam…

    tapi topik2 mas ABDUL iki…meremehkan…

    ABDULSOMAD >> sudah plesetan…mengambil kelemahan islam untuk di tampilkan dalam penyesatan

    sory ya simbah..orangya curiganan…dan gak seneng keyakinane di remehkan

    Balas
  • 19. Gus Pur  |  Mei 21, 2007 at 11:41 am

    Kalau saya sih gampang aja. Mau 10 kali kek, 100 kali kek,sejuta kali kek. Kalau orang beragama itu mbok yang ikhlas.Tulus.Murni.Suci.Jangan karena iming-iming kenikmatanlah,foya-foyalah.Apalagi sampai menyinggung soal jumlah pelayan yang seabrek-abrek.Belum lagi motivasi beragama karena surga banyak cewek,bidadari seksi bin bahenol. Tobatlah.Malu umat islam sama rekan pengguna agama lain kalau motiv beragama islam cuma secetek itu. Gitu aza kok repo…t !

    Balas
  • 20. Abu Aqilah  |  Mei 22, 2007 at 5:48 am

    Assalamulaikum wr wb,
    Menurut saya, surga bisa lebih dari sepuluh kali lipat, di alam sana kan tidak ada bilangan/jumlah.

    Balas
  • 21. abdulsomad  |  Mei 22, 2007 at 11:45 am

    Assalamualikum wr wb
    @Rizma Adlia
    ALLAH memang Maha BAIK, cuma banyak manusia yang ndak kenal dengan Sifat-Sifat MAHA NYA ALLAH

    @dz.
    Yang diperlukan saat ini, yg Urgent, adalah Hadits yg bersifat Fadhilah, Keuntungan, Rayuan … agar Manusia mau mengamalkan AGAMA.
    Kalau ada referensi silahkan dimuat

    @mbah keman bersabda
    Saya rasa didalam Al-QURAN cukup banyak kisah-kisah tentang Keindahan Surga, Kenikmatan Surga, Fasilitas bagi orang yg ber-IMAN dan ber-TAQWA, dan yang diatas itu hanya salah satu cuplikan Hadits Fadhilah, bukan ATURAN atau FIQIH

    Mari belajar berprasangka BAIK, apalagi pada sesama MUSLIM

    @Gus Pur
    Itu hanya Rayuan, agar manusia tertarik untuk mengamalkan Agama

    @Abu Aqilah
    Itu Surga Minimal untuk manusia yg memiliki IMAN walau cuma sebesar Biji Sawi

    Balas
  • 22. dz.  |  Mei 22, 2007 at 1:38 pm

    “Yang diperlukan saat ini, yg Urgent, adalah Hadits yg bersifat Fadhilah, Keuntungan, Rayuan … agar Manusia mau mengamalkan AGAMA.”

    mau fadhilah atau bukan, sumbernya harus jelas, bos. sepakat?

    sampeyan bilang “hadits fadhilah”? ok. mula-mula, “hadits”-nya dulu musti diperiksa, benar apa ngga, apa malah palsu. baru setelah itu mbahas hadits itu fadhilah apa bukan. sepakat?

    lha kalo cuma “nyangka” itu hadits fadhilah, lalu terbukti kemudian itu palsu, apa ngga berarti ngajak2 beragama dengan pernyataan palsu? mengatasnamakan nabi pula. sepakat?

    lagi pula, saya lebih sepakat ngajak orang beragama—lewat webblog, dan saya ngga bilang ngajak masuk islam, lho—dengan ngajak mikir, BUKAN dengan ngiming-ngimingi doorprize. sebab saya yakin, para blogger lebih dari sekadar cerdas untuk gampang dimotivasi dengan iming-iming “permen” ato ditakut2-i pake “gendruwo”.

    eh, apa tadi? “kalo ada referensi silakan dimuat”? lha sampeyan yg ngasih hadits, sampeyan juga yg kudu bertanggung jawab soal kebenaran hadits itu. bertanggung jawab itu sifat seorang muslim, bukan, hayooo? gih, tanggung jawab: beri kami (saya) referensi yg kami (saya) minta.

    gitu, lho, bos :)

    Balas
  • 23. dz.  |  Mei 22, 2007 at 1:41 pm

    koreksi: weblog, bukan webblog. lha itu tulisan kok jadi miring semuanyah yah? :(

    Balas
  • 24. Heri Setiawan  |  Mei 26, 2007 at 3:19 am

    Harap diberikan sumber rujukan yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman….

    Balas
  • 25. abdulsomad  |  Mei 29, 2007 at 5:53 am

    Assalamualaikum wr wb
    Referensi 1:
    1 kebaikan dibalas 10 kebaikan

    Balas
  • 26. dz.  |  Mei 29, 2007 at 9:18 am

    udah selesai masa berkabungnya? semoga almarhumah nyaman di sana, amin.

    bos, bukan referensi itu, itu mah ngga nyambung ama pertanyaan. pertanyaannya: hadits di atas didapat dari mana?; perawinya siapa? hayoo, tanggung jawab :)

    atau, ngaku aja bahwa sampeyan asal kutip hadits (ini namanya hadits gosip) ^_^ hati-hati, lho. jangan sampai kita (terutama sampeyan) ngga sengaja (ngga sengaja?) berdusta mengatasnamakan nabi, gara-gara asal kutip. peace.

    Balas
  • 27. abdulsomad  |  Mei 29, 2007 at 10:22 am

    Assalamualaikum wr wb
    Referensi 2
    (Ini Referensi ukuran LUAS SURGA)
    “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu, dan kepada Syurga yang luasnya SELUAS LANGIT dan BUMI, yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa”. (QS. Ali Imran: 133)

    “Berlomba-lombalah kamu sekalian untuk mendapatkan ampunan Tuhanmu dan syurga yang luasnya SELUAS LANGIT dan BUMI yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya” (QS. Al-Hadiid : 21)

    Balas
  • 28. dz.  |  Mei 29, 2007 at 10:06 pm

    ooh, jadi luas langit dan bumi sama dengan 10 x dunia??
    L langit + L bumi = 10 x dunia??? btw. “dunia” itu apa?

    lagi pula bukan itu yang ditanyakan. yang saya mintakan pertanggungjawaban anda adalah kutipan ini:

    “Dalam sebuah Hadits diriwayatkan bahwa untuk setiap bayi yg lahir dari perut ibu muslim dan dalam hatinya ada IMAN, ada kalimat LAA ILAAHA ILLALLAAH… walau cuma sebesar biji sawi, dia akan menempati sebuah kerajaan di SURGA yang luasnya 10 kali lipat dunia (dunia lho.. bukan bumi..) dengan 70.000 pelayan, 70.000 bidadari, dengan berbagai kenikmatan yg belum pernah di dengar, belum pernah dilihat, belum pernah di rasa dan belum pernah dibayangkan…”

    hadits itu anda kutip dari mana/ buku apa? siapa periwayatnya? sesederhana itu, kok, pertanyaan saya—ngga perlu berbelit-belit menjawabnya.

    ngutip dari sini, ya: http://www.hadits-ngawur.deh?

    Balas
  • 29. abdulsomad  |  Juni 9, 2007 at 2:48 am

    Assalamualaikum wr wb
    @dz
    Surga itu luas minimal nya 10 kali lipat dunia
    Dunia = bumi + matahari + bintang + + + + +

    Dari Anas r.a ia berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, bila hari kiamat tiba aku diberi hak untuk memberi syafaat. Aku berdoa, Wahai Tuhan ku masukkanlah kedalam surga orang yang didalam hatinya terdapat iman sebesar biji sawi. Maka masuklah mereka. Lalu aku berdoa, Wahai Tuhan ku, masukkanlah kedalam surga orang yang didalam hati nya terdapat iman sekecil apapun [HR-Bukhari] Kitab Muntakhab Ahadits Bab Kalimat Thayibah Hadits No.17 halaman 23

    Balas
  • 30. LeftClick  |  Juni 26, 2007 at 9:46 am

    ngetik ngaba’i tipi : bahasa mana tuh?

    Balas
  • 31. abdulsomad  |  Juni 27, 2007 at 2:20 pm

    @LeftClick
    Itu bahasa Palembang artinya
    “mengetik sambil menghadap televisi”
    maksudnya orang yg bekerja di depan komputer

    Balas
  • 32. sikabayan  |  Juli 18, 2007 at 7:39 am

    euh… terlepas dari segala perbedaan pendapat teh… niat baik dapet nilai 1 duluan… kabayan ikutan pelihara iman sampai ajalnyah deh..

    Balas
  • 33. arasril  |  Agustus 1, 2007 at 7:32 am

    katanya disorga msing-masing lelaki diberi dua orang istri

    Balas
  • 34. shom  |  Agustus 9, 2007 at 3:47 am

    surga?????

    memikirkannya kita jad malas.Karena pada dasarnya manusia pingin enaknya saja.

    jangan terlalu sering membuai mimpi denga sejuta”kenikmatan” surga deh!

    Balas
  • 35. jwiye  |  November 25, 2008 at 8:50 am

    hai Manusia kutu kupret
    gajine setitik utange mepret
    inget..inget…

    Balas
  • 36. Ali al-jawi  |  April 29, 2009 at 3:45 pm

    Asskm wr wb. Gak ush ribut lah.Malu sma non islam.Org itu mbok kya gus pur ‘gt aj ko refot’ intinx skr qt brlomba2 utk usaha iman+amal.Biar kta msuk srga,trus cek sndiri gmana keadaanx dsana.Klo msalah dhoif atw shohihx tnya aj sm nabi klo udah d surga

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


buat naik Haji

Iseng-iseng

Pokoknya Al-QURAN dan AL-HADITS yg. palingbenar! Pokoknya Al-QURAN dan AL-HADITS yg. palingbenar!

Agama Islam

Penasehat

Rekan

travelling

wanita sholeha

Komentar Terakhir

rizuan karkun di Tongkat Nabi Musa cuma Tongkat…
pina di Orang-orang Sukses
abuJundi di wanita dalam BAHAYA
Rahman di Hamba ALLAH
diph di Matahari mengelilingi Bum…
anis di KEMUNDURAN ISLAM ( PART 2…
anis di KEMUNDURAN ISLAM ( PART 2…
rozy di Wanita TELANJANG

Tulisan Terakhir

Paling sering dibaca

Spam Blocked

Meta

Arsip

a

 

Mei 2007
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031