Generasi Gamang (HATI, bagian yang terlupakan… 5)

April 27, 2007

Assalamualaikum wr wb..

Peristiwa di IPDN/STPDN hanya lah satu letupan kecil, tetapi akan menjadi awal letupan-letupan yang akan terus bermunculan, dari berbagai tempat sejenis lainnya.

Peristiwa seperti yang terjadi di IPDN/STPDN, sesungguhnya adalah buah yang akan terus dihasilkan oleh pohon yang ditanam oleh sistem pendidikan di Indonesia maupun di Dunia, terus sampai akhir zaman selama tak ada usaha perbaikan atas sistem tersebut.

Secara AKAL, dan memang realistis nya demikian, tidak ada sekolah yang mengajarkan keburukan, semua sekolah dari es-de, es-em-p, es-em-u, sampai kuliah mengajarkan kebaikan, tapi mengapa produknya malah lebih banyak keburukan, manusia-manusia bar-bar!?, rusak!?, jahiliyah!? bahkan melebihi jahiliyah nya Kaum Kafir Quraisy dulu, hanya sebagian kecil produk lembaga pendidikan yang punya klasifikasi agak baik, selebihnya ..!?

Menurut pemikiran saya, yang OOT dan ndak Connect, sistem pendidididikan di Indonesia dan di Dunia adalah karena penerapan sistem pendidikan yang sifatnya hanya mengolah Akal, Otak dan Fikiran. Bagaimana manusia menggunakan Akal, Otak dan Fikiran nya agar barang/benda lain dapat mendatangkan manfaat baginya.

Seluruh ruang di dalam Otak dijejali dengan teori, rumus, konsep, script, bagaimana cara mengolah barang/benda/makhluk agar dapat menjadi alat bantu baginya dan dengan harapan dapat membuatnya bahagia.

Sistem pendidikan seperti ini cenderung mencetak manusia menjadi mesin, membuat otaknya menjadi seperti microchips, cenderung menjadi mesin yg bekerja secara terstruktur tapi tak berperasaan, tak bermoral.

Terabaikan nya HATI, PERASAAN, membuat sistem pendidikan bukan menghasilkan manusia, tetapi makhluk (robot) yang tak berPERASAAN? yang hanya menggunakan AKAL dan OTAK bahkan cenderung menggunakan OTOT.

Yang diperlukan saat ini adalah bukan hanya menganjur kan pembubaran, mendukung pembubaran atau mengalihkan perhatian, tetapi mencarikan solusi.

Bahwa diperlukan suatu sistem pendidikan yang mengeksploitasi HATI, men-Tarbiyah Rohani sehingga produk yang dihasilkan adalah manusia yang ber-HATI baik, Ber Rohani baik, ber-PERASAAN.

Misalnya mengajarkan perasaan TAKUT kepada Tuhan, ALLAH, akan membuat manusia takut untuk berbuat dosa, korupsi, bermusuhan apalagi sampai menganiaya sesama.

Mengajarkan perasaan SAYANG kepada sesama makhluk Tuhan, ALLAH, akan membuat manusia hidup berdampingan secara damai.

Sistem pendidikan yang lebih dekat menyentuh permasalahan HATI adalah pendidikan AKHLAK, MORAL …. itulah AGAMA.

Saat ini pendidikan AGAMA menjadi pendidikan yg disepelekan, diremehkan, di hujat, di maki, gaji seorang guru ngaji dibanding gaji seorang guru privat komputer, atau sekolah musik, sangat kontras.

(Ntar di terusin lagi wak somad mo sholat isya dulu …..)

Pulang kerumah langsung nongkrong (ngetik ngadepin tipi kalo kata mak Somad)

………………………………………………….

Generasi cengeng

Seluruh bahan baku sistem pendidikan ini, mulai dari tingkat kelas nol (yg paling rendah) sampai yang produknya yang konon paling malah, eksklusif (titelnya S-100), sebetulnya tak lebih dari robot, mayat hidup, bernyawa tapi tak punya RUH, kalaupun jadi manusia tak lebih dari produk manusia bertemperamen cengeng.

Berangkat sekolah diantar mobil mewah, Dzahirnya gagah, tapi mudah terserang masuk angin. Postur tubuhnya tegap, tetapi ketika menerima esemes putus dari pacarnya menangis melolong sambil gitaran begadang semalam suntuk.

Gaya bicaranya memang tegas, bak memimpin batalyon dengan ribuan pasukan, tapi berani nya cuma berkelahi dengan anak buah sendiri, baru mendengar letusan petasan saja ter-pipis-pipis dicelana yg dilapisi pempers.

Bahasannya tentang Ilmu Pengetahuan juga lugas, teknologi hebat, tapi pesawat terbang canggih malah ditukar beras ketan item, duh.

Generasi Bingung

Sukanya membuat seminar tentang agama, tetapi tak kenal kepada YANG PUNYA AGAMA nya, dipanggil ke Mesjid malah masuk ke pasar-pasar, warung makan. Hobinya menumpuk barang dan keperluan yang justru akan dia tinggalkan, bukan mempersiapkan bekal yg bakal dia bawa.

Perilaku Binatang

Kerjanya cuma makan, kawin dan tidur, ini yang paling parah, berperilaku menarik lawan jenis dengan kemolekan tubuhnya, kawin disembarang tempat, dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja.
Ya RABB ampuni saya……….

Entry Filed under: Agama, Akal, Hati, Iman. .

19 Comments Add your own

  • 1. Shan-in Lee  |  April 27, 2007 at 12:44 pm

    PERTAMAX

    lanjutannya wak…:P

    Balas
  • 2. joesatch  |  April 27, 2007 at 1:57 pm

    (Ntar di terusin lagi wak somad mo sholat isya dulu …..)

    kok kayaknya riya banget ya? diposting sekalian semuanya habis sholat isya kan juga bisa…

    Balas
  • 3. antobilang  |  April 27, 2007 at 2:36 pm

    Yang diperlukan saat ini adalah bukan hanya menganjur kan pembubaran, mendukung pembubaran atau mengalihkan perhatian, tetapi mencarikan solusi

    saya suka sekali dengan kata2 yang saya tebalkan tersebut, bisa dijabarkan penjelasannya menurut versi wak?
    btw, udah pernah baca isi petisi belum?

    Balas
  • 4. Heri Setiawan  |  April 28, 2007 at 2:27 am

    @joesatch,
    saya rasa wak somad cuma ingin memberi contoh ketika adzan berkumandang, sesuatu yang bisa ditinggalkan tuh ditinggalin dulu utk memenuhi panggilan…. :)

    Balas
  • 5. abdulsomad  |  April 28, 2007 at 3:03 am

    #Heri Setiawan
    Seperti Nabi Musa a.s, ketika diperintah melemparkan tongkat kebanggaannya.
    Kita juga diperintah untuk “melemparkan” komputer yang didepan kita ini

    Balas
  • 6. Saya Bersalah? « Korban Pembajakan  |  April 28, 2007 at 7:20 am

    [...] Tapi setelah mendengar wak Somad curhat sepagian sambil mengitari kebun, saya baru faham ternyata bukan saya yang jadi masalah, cuma makhluk sejenis saya yang lebih beradab katanya? duh..! lega hati saya. [...]

    Balas
  • 7. Johans  |  April 30, 2007 at 11:04 am

    Kekerasan atas dasar APAPUN memang tak dapat dibenarkan. Termasuk atas nama TUHAN dan Agama.

    Balas
  • 8. abdulsomad  |  April 30, 2007 at 3:51 pm

    #Johan
    Padahal TUHAN dan Agama mengajarkan kelembutan

    Balas
  • 9. Johans  |  Mei 2, 2007 at 9:59 am

    * A Somad
    Seandainya semua ustadz kayak ente

    Balas
  • 10. abdulsomad  |  Mei 3, 2007 at 3:25 am

    Assalamualaikum
    #Johans
    Jangan kaya saya, he he he, saya sering OOT dan ndak konek
    Seandainya semua ustadz kaya Rasulullah Saw dan sahabat nya gitu lho…

    Balas
  • 11. Johans  |  Mei 3, 2007 at 9:11 am

    * A Somad
    Tapi jangan masuk golongan yang doyan kawin ye…?

    Balas
  • 12. Death Berry  |  Mei 3, 2007 at 10:02 am

    Atas saya : *Tertawa*

    Wak, post yang satir dong. Eh, tapi mana cocok untuk ulama…. :mrgreen:

    Balas
  • 13. abdulsomad  |  Mei 4, 2007 at 9:21 am

    #Johans
    Istri saya udah 4
    Death Berry
    SebetuL nya saya penulis satire yg sangat parah….

    Balas
  • 14. Heri Setiawan  |  Mei 5, 2007 at 10:07 am

    Hiks… sudah, ntar jadi debat antar keyakinan… ada tempat yang lain untuk itu…

    Balas
  • 15. abdulsomad  |  Mei 5, 2007 at 10:28 am

    Assalamualaikum wr wb
    @mas Hery
    Iya nech, waktu saya di mesjid jadi berkurang, gara gara nge-Blog.. astaghfiruLLAAH…

    Balas
  • 16. Kaezzar  |  Mei 7, 2007 at 7:34 am

    dakwah/belajar kan g harus di mesji wak
    so jgn kecil hati hehehehe

    -keep fighting wherever u are-

    Balas
  • 17. Kaezzar  |  Mei 7, 2007 at 7:34 am

    dakwah/belajar kan g harus di mesjid wak
    so jgn kecil hati hehehehe

    -keep fighting wherever u are-

    Balas
  • 18. abdulsomad  |  Mei 13, 2007 at 2:12 am

    Assalamualaikum wr wb
    #Kaezzar
    Dakwah dibuat agar turun HIDAYAH
    dan HIDAYAH lebih mudah turun di MESJID

    Balas
  • 19. Pulang Kampung « wak AbduLSomad  |  Juni 30, 2007 at 2:38 pm

    [...] hati dan disaat mana kita  menggunakan akal , mungkin perlu dibulak balik lagi diskusi diskusi dengan rekan rekan yang setia sedang kehilangan cupangnya dan sabar bapak yang sedang berburu [...]

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


buat naik Haji

Iseng-iseng

Pokoknya Al-QURAN dan AL-HADITS yg. palingbenar! Pokoknya Al-QURAN dan AL-HADITS yg. palingbenar!

Agama Islam

Penasehat

Rekan

travelling

wanita sholeha

Komentar Terakhir

rizuan karkun di Tongkat Nabi Musa cuma Tongkat…
pina di Orang-orang Sukses
abuJundi di wanita dalam BAHAYA
Rahman di Hamba ALLAH
diph di Matahari mengelilingi Bum…
anis di KEMUNDURAN ISLAM ( PART 2…
anis di KEMUNDURAN ISLAM ( PART 2…
rozy di Wanita TELANJANG

Tulisan Terakhir

Paling sering dibaca

Spam Blocked

Meta

Arsip

a

 

April 2007
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30