<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Mengapa Kaum Wanita Telanjang?</title>
	<atom:link href="http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/</link>
	<description>Mengusahakan HATI agar senantiasa meng-IMAN-i ALLAH, Mengusahakan FIKIR  agar AGAMA wujud dalam HATI manusia seluruh ALAM</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Nov 2009 02:34:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Anwar Ashari</title>
		<link>http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1768</link>
		<dc:creator>Anwar Ashari</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 18:19:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1768</guid>
		<description>Orang orang yang bekerja sebagai porno, akan malu dan menyesal di hari tuany.
By writer of &lt;a href=&quot;http://www.mandailingnatal.page.tl/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;40 Hari Di Tanah Suci&lt;/a&gt;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang orang yang bekerja sebagai porno, akan malu dan menyesal di hari tuany.<br />
By writer of <a href="http://www.mandailingnatal.page.tl/" rel="nofollow">40 Hari Di Tanah Suci</a>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: vanissa</title>
		<link>http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1761</link>
		<dc:creator>vanissa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 02:32:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1761</guid>
		<description>islam adalah agama yang sama sekali tidak mnghargai wanita dalam setiap peperangan yang muhamad lancarkan bersama gerombolan bar barnya selalu diakhiri dengan penawanan wanita dari pihak lawan yang kalah di mana wanita tersebut dibolehkan untuk di gauli yang menurut hemat saya hanyalah kata lain dari pemerkosaan dengan topeng agama bila ada yang tidak setuju silakan perlajari kembali agama anda terutama tentang fakta peperangan pada jaman muhamad



&lt;blockquote&gt;pelajari Tarikh Islam dengan seksama&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>islam adalah agama yang sama sekali tidak mnghargai wanita dalam setiap peperangan yang muhamad lancarkan bersama gerombolan bar barnya selalu diakhiri dengan penawanan wanita dari pihak lawan yang kalah di mana wanita tersebut dibolehkan untuk di gauli yang menurut hemat saya hanyalah kata lain dari pemerkosaan dengan topeng agama bila ada yang tidak setuju silakan perlajari kembali agama anda terutama tentang fakta peperangan pada jaman muhamad</p>
<blockquote><p>pelajari Tarikh Islam dengan seksama</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nungke ibrahim</title>
		<link>http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1744</link>
		<dc:creator>nungke ibrahim</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 01:11:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1744</guid>
		<description>wanita yang ngebuka-buka auratnya, sebenarnya dia lagi ngajatuhin derajat kemuliaan yang dikasih tuhan pada wanita.
sebenarnya kita patut kasihan sama mereka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wanita yang ngebuka-buka auratnya, sebenarnya dia lagi ngajatuhin derajat kemuliaan yang dikasih tuhan pada wanita.<br />
sebenarnya kita patut kasihan sama mereka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ariel</title>
		<link>http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1729</link>
		<dc:creator>ariel</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 08:17:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1729</guid>
		<description>KALO KATA GW MENING JANGAN TERLALU TELANJANG JANGAN JUGA DIJILBAB

CONTOH &gt;&gt; PERMERKOSAAN TERHADAP MUSLIMAH YG KAFFAH


SIAPA YG RUGI ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>KALO KATA GW MENING JANGAN TERLALU TELANJANG JANGAN JUGA DIJILBAB</p>
<p>CONTOH &gt;&gt; PERMERKOSAAN TERHADAP MUSLIMAH YG KAFFAH</p>
<p>SIAPA YG RUGI ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ariel</title>
		<link>http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1728</link>
		<dc:creator>ariel</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 08:14:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1728</guid>
		<description>tai ucing tai kuda pusing tuda !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tai ucing tai kuda pusing tuda !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: pendekar maut</title>
		<link>http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1712</link>
		<dc:creator>pendekar maut</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 17:06:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abdulsomad.wordpress.com/2007/04/17/mengapa-kaum-wanita-telanjang/#comment-1712</guid>
		<description>Ya ampun... telanjang aja diributin.. kalo telanjang di tempat yang sah mah ga papa... Di tempat yang Tuhan ga bisa liat? Di manakah itu? Ngomong ga pake otak kali...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya ampun&#8230; telanjang aja diributin.. kalo telanjang di tempat yang sah mah ga papa&#8230; Di tempat yang Tuhan ga bisa liat? Di manakah itu? Ngomong ga pake otak kali&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
