PAMIT
Februari 15, 2007
Assalamualaikum wr wb
Untuk semua, maafkan saya, ucapan, perkataan, sindiran atau apapun itu yang membuat ichwan semua tersinggung, marah, mohon.. ikhlaskan..
Disini, sungguh saya bukan mau memenangkan ARGUMENT, bukan mencari HITS, TRFFIC, bukan mencari POPULARITAS, bukan mau membenarkan pendapat sendiri… BUKAN!!!
Tapi disini saya ingin berbagi, mencari solusi, ditengah musibah yang terus melanda negeri ini, mengharap diturunkan Solusi oleh yang MAHA MEMILIKI SOLUSI, ALLAH AZZA WAJALLA.
Saya berangkat, mencari sesuatu yang tak saya lihat dengan mata, tapi terasa dalam “penglihatan”, mencari sesuatu yang konon tak pernah memberi, tetapi membuat saya selalu menjadi penerima.
40 hari mendatang… saya berharap tak menemui siapa pun lagi disini , saya berharap semua sudah pergi dari sini, sebab bukan disini tempat kita…
40 hari mendatang… kalau tetap harus kembali, semoga terjadi perubahan, pencerahan dan keramahtamahan…
SALAM
8 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed


1.
halludba72623 | Februari 15, 2007 at 9:03 am
kenapa harus pergi?
karena dikira mau benar sendiri?
kata pak abdulsomad sendiri kan ngga boleh mudah menyerah..
2.
halludba72623 | Februari 15, 2007 at 9:08 am
karena ini adalah “wece”?
bukankah blog juga tempat dakwah?
bukankah pak abdulsomad berdakwah “lewat cara anda sendiri” dengan blog?
tapi ya itu terserah anda.. saya doain selamat deh
permisi…
3.
halludba72623 | Februari 15, 2007 at 9:09 am
ngomong2 kenapa 40 hari yah?
4.
halludba72623 | Februari 15, 2007 at 9:10 am
eh maaf sepertinya saya salah mengerti… selamat jalan deh
permisi… (dikira spam ga ya?)
5.
ndarualqaz | Februari 20, 2007 at 6:35 am
assalamualaikum
blog bukanlah wece seperti wc bukanlah wc ketika ruangan itu tidak digunakan buat buang air, sebuah tembok disamping rumah besar yang indah pun bisa jadi wc ketika disitu dipake buat kencing dan berak.
internet bukanlah wc. internet adalah internet. halal haramnya internet itu tergantung dari pemakainya seperti pisau yang digunakan untuk memasak ditangan tukang masak akan berbeda statusnya jika di tangan pembunuh untuk menbunuh orang yang tidak bersalah.
dan bahkan ketika di wc pun kita harus tetap berdakwah. bukankah agama kita pun mengatur tata cara ketika kita ada di wc, doa sebelum masuk dan setelah keluar wc, bagaimana sikap kita ketika di wc. agama saja tidak meninggalkanwc dalam mengatur kehidupan manusia, kenapa kita harus meningalkan jalan dakwah kita di internet yang buakan wc ini.
kader dakwah yang baik itu bukan yang dapat banyak pengikut tetapi yang tetap teguh berdakwah ditempat yang sulit untuk berdakwah.
semoga kita bisa bertaaruf lebih dekat ya…
6.
xwoman | Maret 4, 2007 at 9:50 am
ga konsisten katanya pamit koq ragu-ragu
7.
Andri Setiawan | Maret 6, 2007 at 3:12 pm
mau khuruj ke mana mas?
8.
abdulsomad | April 1, 2007 at 2:40 am
Assalamualaikum wr wb
# halludba72623
saya sudah kembali
#ndarualqaz
semoga
#xwoman
kini keraguan itu musnah.. ALHAMDULILLAH
#Andri Setiawan
pulang kampung ke propinsi Bangka Belitung